• About
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Sitemap
  • Pasang Iklan
  • Follow Info Blogger
Infospek
  • HOME
  • TUTORIAL
  • SEJARAH
  • BLOGGING ▼
    • Tulisan Lepas
    • Bisnis Online
    • Tips Blog
Home » Artikel Bahasa » Sosiologi Bahasa : Batasan Bahasa
Banyak sekali batasan bahasa dan tidak ada satu pun yang memuaskan. Kita simak saja batasan dari sapir ini (1921) bahwa bahasa adalah:

"a purely human and non-instinctive method of communicating ideas, emotions and desires, by means of a system of voluntarily produced symbols."

Dalam batasan bahasa di atas ada lima butir terpenting yaitu bahwa bahasa:

1. Manusiawi (Human)
yaitu hanya manusialah yang memiliki sistem simbol untuk berkomunikasi. Betul bahwa hewan lain seperti binatangt pun berkomunikasi dan mempunyai sistem bunjyi, tetapi sistem itu bukanlah kata-kata. Dengan demikian mereka tidak memiliki bahasa. Manusia telah berbahasa sejak dini sejarahnya, dan perkembangan bahasanya inilah yang membedakan manusia dari makhluk lain sehingga membuat dirinya mampu berfikir.

2. Dipelajari
yaitu manusia ketika dilahirkan tidak langsung lalu mampu berbicara. Anak yang tidak mempunyai kontak dengan orang lain yang berbahasa seperti dirinya sendiri akan mengembangkan bahasanya sendiri untuk memenuhi hasrat komunikasinya. Namun bahasa tidaklah ada artinya bila hanya untuk diri sendiri. Paling tidak haruslah ada dua orang, supaya ada proses komunikasi. Betul bahwa seseorang bisa berkomunikasi pada dirinya, namun untuk komunikasi semacam ini tidak perlu kata-kata.

3. Sistem
yaitu bahasa memiliki seperangkat aturan yang dikenal para penuturnya. Perangkat inilah yang menentukan struktur apa yang diucapkannya. Struktur ini disebut Grammer. bagaimanapun primitifnya suatu masyarakat penutur bahasa, bahasanya itu sendiri bekerja menurut seperangkat aturan yang teratur. Kenyataan bahwa bahasa sebagai sistem adalah persoalan pemakaian dan kebiasaan, bukan ditentukan oleh panitia atau lembaga perumus. Aturan ini dibuat dan dirubah oleh cara orang-orang yang menggunakannya. Aturan ini ada karena para penuturnya menggunakan bahasa dalam cara tertentu yang memiliki arti. Dikarenakan ada kesepakatan inilah, maka kita bisa mempelajari dan mengajarkan bahasa apa saja.

4. Arbitrer
yaitu bahwa manusia mempergunakan bunyi-bunyi tertentu dan disusun dalam cara tertentu pula adalah secara kebetulan saja. orang-orang menggunakan satu kata untuk melambangkan satu benda, misalnya kata Kuda ditujukan hanyalah untuk binatang berkaki empat tertentu karena orang lain berbuat demikian. demikian pula kalimat berbeda dari satu bahasa ke bahasa lainnya. dalam bahasa latin kata kerja cenderung menempati posisi akhir, dalam bahasa perancis kata sifat diletakkan setelah kata benda seperti halnya bahasa indonesia. ini semuanya adalah secara kebetulan saja.

5. Simbolik
yaitu bahasa terdiri atas rentetan simbol arbitrer yang memiliki arti. kita bisa menggunakan simbol-simbol ini untuk berkomunikasi sesama manusia, karena manusia sama-sama memiliki perasaan, gagasan, dan keinginan. dengan demikian kita menerjemahkan orang lain atas acuan pada pengalaman diri sendiri. kalau kita mengerti ujaran orang yang berkata: "Saya lapar", ini karena kita pun biasa mengalami peristiwa lapar itu.

Sistem bahasa apapun memungkinkan kita membicarakan sesuatu walau tidak ada di lingkungan kita. Kita pun bisa membicarakan sesuatu peristiwa yang sudah terjadi atau yang akan terjadi. ini dimungkinkan karena bahasa memiliki Daya Simbolik, untuk membicarakan konsep apapun juga. ini pulalah yang memungkinkan manusia memiliki daya Penalaran.

Demikian lima butir hakikat bahasa manusia sebagai alat untuk berkomunikasi dan mencirikan dinya serta membedakannya dari makhluk lain. Terima kasih sudah berkunjung pada blog ini, jangan lupa untuk share artikel ini jika anda rasa bermanfaat.

Salam. (www.infospek.com)
Infospek.com 00:36 Admin Bandung Indonesia

Sosiologi Bahasa : Batasan Bahasa

Posted by Infospek.com on Tuesday, 26 December 2017
Iklan Banner

Banyak sekali batasan bahasa dan tidak ada satu pun yang memuaskan. Kita simak saja batasan dari sapir ini (1921) bahwa bahasa adalah:

"a purely human and non-instinctive method of communicating ideas, emotions and desires, by means of a system of voluntarily produced symbols."

Dalam batasan bahasa di atas ada lima butir terpenting yaitu bahwa bahasa:

1. Manusiawi (Human)
yaitu hanya manusialah yang memiliki sistem simbol untuk berkomunikasi. Betul bahwa hewan lain seperti binatangt pun berkomunikasi dan mempunyai sistem bunjyi, tetapi sistem itu bukanlah kata-kata. Dengan demikian mereka tidak memiliki bahasa. Manusia telah berbahasa sejak dini sejarahnya, dan perkembangan bahasanya inilah yang membedakan manusia dari makhluk lain sehingga membuat dirinya mampu berfikir.

2. Dipelajari
yaitu manusia ketika dilahirkan tidak langsung lalu mampu berbicara. Anak yang tidak mempunyai kontak dengan orang lain yang berbahasa seperti dirinya sendiri akan mengembangkan bahasanya sendiri untuk memenuhi hasrat komunikasinya. Namun bahasa tidaklah ada artinya bila hanya untuk diri sendiri. Paling tidak haruslah ada dua orang, supaya ada proses komunikasi. Betul bahwa seseorang bisa berkomunikasi pada dirinya, namun untuk komunikasi semacam ini tidak perlu kata-kata.

3. Sistem
yaitu bahasa memiliki seperangkat aturan yang dikenal para penuturnya. Perangkat inilah yang menentukan struktur apa yang diucapkannya. Struktur ini disebut Grammer. bagaimanapun primitifnya suatu masyarakat penutur bahasa, bahasanya itu sendiri bekerja menurut seperangkat aturan yang teratur. Kenyataan bahwa bahasa sebagai sistem adalah persoalan pemakaian dan kebiasaan, bukan ditentukan oleh panitia atau lembaga perumus. Aturan ini dibuat dan dirubah oleh cara orang-orang yang menggunakannya. Aturan ini ada karena para penuturnya menggunakan bahasa dalam cara tertentu yang memiliki arti. Dikarenakan ada kesepakatan inilah, maka kita bisa mempelajari dan mengajarkan bahasa apa saja.

4. Arbitrer
yaitu bahwa manusia mempergunakan bunyi-bunyi tertentu dan disusun dalam cara tertentu pula adalah secara kebetulan saja. orang-orang menggunakan satu kata untuk melambangkan satu benda, misalnya kata Kuda ditujukan hanyalah untuk binatang berkaki empat tertentu karena orang lain berbuat demikian. demikian pula kalimat berbeda dari satu bahasa ke bahasa lainnya. dalam bahasa latin kata kerja cenderung menempati posisi akhir, dalam bahasa perancis kata sifat diletakkan setelah kata benda seperti halnya bahasa indonesia. ini semuanya adalah secara kebetulan saja.

5. Simbolik
yaitu bahasa terdiri atas rentetan simbol arbitrer yang memiliki arti. kita bisa menggunakan simbol-simbol ini untuk berkomunikasi sesama manusia, karena manusia sama-sama memiliki perasaan, gagasan, dan keinginan. dengan demikian kita menerjemahkan orang lain atas acuan pada pengalaman diri sendiri. kalau kita mengerti ujaran orang yang berkata: "Saya lapar", ini karena kita pun biasa mengalami peristiwa lapar itu.

Sistem bahasa apapun memungkinkan kita membicarakan sesuatu walau tidak ada di lingkungan kita. Kita pun bisa membicarakan sesuatu peristiwa yang sudah terjadi atau yang akan terjadi. ini dimungkinkan karena bahasa memiliki Daya Simbolik, untuk membicarakan konsep apapun juga. ini pulalah yang memungkinkan manusia memiliki daya Penalaran.

Demikian lima butir hakikat bahasa manusia sebagai alat untuk berkomunikasi dan mencirikan dinya serta membedakannya dari makhluk lain. Terima kasih sudah berkunjung pada blog ini, jangan lupa untuk share artikel ini jika anda rasa bermanfaat.

Salam. (www.infospek.com)

iklan

Terima Kasih sudah membaca Sosiologi Bahasa : Batasan Bahasa . Share jika Bermanfaat !

Previous
Newer Post
Next
Older Post

Subscribe to: Post Comments (Atom)

Loading...

Popular Posts

  • KENAPA MALAM JUMAT LEGI ISTIMEWA ?
  • CERITA DEWASA +18
  • LUMPANG KUNO DI TENGAH SAWAH DESA CANGKRING TURI
  • MEROKOK ITU TIDAK BERBAHAYA, ANDA WAJIB BACA
  • Sosiologi Bahasa : Batasan Bahasa
  • YANG MUDA WAJIB BERKARYA
  • Siapa Albert Camus sebenarnya ?
  • BAHAYA MANDI DI TIGA WAKTU INI - WAJIB TAHU
  • Ciri-ciri Pemerlain Bahasa Manusia
  • TEMPAT PALING KERING DI DUNIA - INFOSPEK.COM

"Sebuah blog pemula yang belajar menuangkan suatu Ilmu Pegetahuan -- Tutorial, Tentang Sejarah, Ilmu Sederhana dll"

KATEGORI POSTING

Artikel Bahasa (2) FENOMENA ALAM (1) KESEHATAN (2) MOTIVASI (2) TAHUKAH KAMU? (8)

Blog Archive

  • March (1)
  • December (3)
  • October (4)
  • September (2)

Copyright © Infospek. All rights reserved.

↑